Setelah resmi meluncur dengan harga perdana Rp499 juta (OTR Jakarta) pada 30 Oktober 2025, Geely Starray EM-i kini mulai memasuki tahap distribusi nasional. Langkah ini ditandai dengan seremoni penyerahan unit kepada konsumen pertama di acara Geely Starray EM-i Exhibition – Drive More With Less Energy, yang digelar di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, pada 1 November 2025.
Menurut Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, momentum ini bukan sekadar simbol serah terima kendaraan, tetapi juga menandai awal dari komitmen Geely terhadap perakitan lokal di Indonesia.
“Kami berterima kasih kepada para pemilik pertama Starray EM-i atas kepercayaannya. Setiap unit dirakit dengan standar keselamatan dan quality control global. Dengan perakitan lokal, kami bisa mempercepat pengiriman sekaligus mendukung industri otomotif nasional,” ujarnya.
Konsumen Pertama Geely Starray EM-i
Lanjut dijelaskan, sekitar lebih dari 60 konsumen mendapatkan unit langsung dalam pengiriman fase pertama ini. Hal itu, kata Herlijoso, menyesuaikan dengan dimulainya peningkatan produksi lokal yang dijalani.
“Sudah lebih dari 60 unit pengiriman. Kami punya kapasitas produksi kurang lebih 60 unit per hari dan kami akan kejar. Bagi-bagi antara EX5 dan Starray sama satu model lagi nanti yang akan kami rakit. Saat ini lagi penuhi produksi untuk Starray dulu,” bebernya.
Rata-rata penerima awal unit Starray EM-i, masih kata Herlijoso, adalah konsumen yang sudah memesan sejak awal. Sebagai informasi, Geely resmi memperkenalkan Starray EM-i kepada publik di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Sedangkan pre-book baru dibuka berikutnya di GIIAS Surabaya 2025.
Untuk pembelian baru, konsumen harus menunggu sedikit alias inden untuk mendapatkan unitnya. Disebut, karena proses produksi baru mulai dipacu untuk mengejar pemesanan. Meski tidak dirinci jumlahnya, diklaim sudah mencapai ratusan unit yang melakukan pemesanan untuk Starray EM-i.
“Kalau inden ada, karena kan kami baru mulai meningkatkan produksi. Inden kurang lebih sekitar 1 sampai 2 bulan, kami usahakan di bawah 1 bulan,” imbuhnya.
Dukungan Layanan dan Jaringan Nasional
Sebagai bagian dari komitmen layanan, Geely turut menggelar Geely National Service Skills Competition 2025, ajang kompetensi bagi teknisi dan service advisor dari seluruh diler resmi di Indonesia. Kompetisi ini menjadi bukti keseriusan Geely dalam memastikan kualitas purnajual yang konsisten di setiap cabang.
Melalui pelatihan intensif dan standar peralatan internasional, Geely berupaya menjaga kualitas pelayanan aftersales, mulai dari diagnosis kendaraan hingga perawatan rutin. Brand asal Tiongkok ini juga terus memperluas jaringan diler resmi di Indonesia agar konsumen mendapatkan akses lebih mudah terhadap layanan purnajual dan suku cadang asli.
Bicara jaringan purnajual, Geely menargetkan punya 40 diler sampai akhir 2025. Sementara untuk saat ini sudah ada sekitar 19 jaringan diler yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bandung, Medan, Batam, Bali dan Surabaya. Sedangkan dalam waktu dekat akan bertambah lagi untuk kawasan Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Palembang dan Sukabumi. (TOM)